13-09-2005
Dirubah
detikinet.com: APJII Temukan ‘Fakta Ganjil’ Soal .id, paragraf ke-6:
Menurut APJII, SK ini kemungkinan akan dirubah menjadi SK Menteri.
Jika diberi awalan me- atau di-, kata dasar ubah jelas akan menjadi mengubah atau diubah, bukan merubah atau dirubah.

14-09-2005 @ 8:36
kebetulan saya sedang bingung masalah me+p…
kali ini soal me+p…+kan.
bila benar,
me+pojok+kan = memojokkan
me+pasti+kan = memastikan
me+putih+kan = memutihkan
maka,
me+posisi+kan = memposisikan? atau memosisikan?
me+porakporanda+kan = memorakporandakan? memorakmorandakan? memporakporandakan?
me+program+kan = memmrogramkan? memrogramkan? memprogramkan?
me+peties+kan = memetieskan? mempetieskan?
15-09-2005 @ 8:13
- memosisikan;
- seperti juga “memutarbalikkan”, kata turunan yang benar adalah “memorakporandakan”
- memrogramkan; namun masih ada perbedaan pendapat tentang hal ini, memrogramkan atau memprogramkan, memrihatinkan atau memprihatinkan;
- memetieskan.
22-09-2005 @ 13:28
perasaan dulu detik pernah melakukan hal yang sama mengenai dirubah dan diubah
*sibuk mencari arsip milis id-gmail*
28-09-2005 @ 17:06
rubah itu khan nama binatang, khan? bahasa inggrisnya fox atau wolve?
29-09-2005 @ 19:58
keren!
aduh, kenapa gak ngubek2 sini dari dulu ya? hahaha
29-09-2005 @ 23:32
Hahaha… ini mungkin karena berita di detikinet itu memang maksudnya bukan “diubah”, tetapi benar-benar “dirubah”, terjemahan dari kata Inggris “foxed”. Bukankah “fox” terjemahan Indonesianya “rubah”?
Menurut Merriam-Webster, salah satu definisi “to fox” adalah “to trick by ingenuity or cunning”, atau “menipu, mengakali dengan cerdik”.
Jadi kalimat tersebut bisa ditulis ulang menjadi:
Menurut APJII, SK ini kemungkinan akan ditipu menjadi SK Menteri.
Hahaha… Bercanda kok, jangan ditanggapi serius. Memang banyak orang tidak bisa membedakan “rubah” dengan “ubah”, seperti juga tidak bisa membedakan “rubah” dengan “serigala”. Coba tonton Dora the Explorer di Lativi, salah satu tokohnya dipanggil “Swiper si Serigala”. Padahal dalam versi aslinya (Inggris): “Swiper the Fox”. Mengapa bukan “Swiper si Rase”, seperti pada film kungfu: “The Flying Fox” = “Si Rase Terbang”? Bukannya lebih keren?
30-09-2005 @ 9:39
#6: Hahaha, Anda ini ada-ada saja. Menarik.
Mengenai terjemahan “fox” pada serial Dora, tentunya kenyataan saat ini bahwa “serigala” lebih populer di lingkungan anak-anak dibandingkan dengan “rase” tidaklah tepat dijadikan alasan. Justru dengan menerjemahkan dengan benar, anak-anak kita, juga kita semua, menjadi tahu dan paham bahwa serigala dan rase itu berbeda. Terima kasih atas informasinya.
Oh ya, memangnya perbedaan serigala dengan rase itu apa? *duh*
07-01-2006 @ 4:24
Fox (rubah) memang tidak sama dengan wolf (serigala), karena fox bentuknya lebih kecil daripada serigala.
“Memrogram” dan “memrihatinkan”, saya pikir memang tidak bisa diterima karena kata dasarnya adalah “program” dan “prihatin”. Bila dieja, suku kata pertama dari kedua kata adalah “pro” dan “pri”; dalam hal ini huruf “p” diikuti oleh huruf mati lainnya, yaitu huruf “r”. Bila “p” diikuti oleh huruf hidup, maka “p” menjadi luluh dan berubah menjadi “m” apabila diberikan imbuhan “me”.
05-04-2006 @ 13:22
Mengapa kata diubah bisa menjadi dirubah? Menurut saya, kesalahan ini karena masalah pengucapan. Dalam percakapan sehari-hari, kita sering mengucapkan ‘diubah’ dengan ‘dirubah’. Adanya penambahan huruf ‘r’ memudahkan lidah kita mengucapkan kata itu. Jadi, karena terbiasa mengucapkan kata ‘dirubah’, bahasa tulis pun terpengaruh. Hal ini berlaku juga dengan kata dihembus, dihisap, yang seharusnya ditulis diembus, diisap.
06-07-2006 @ 11:51
Namun, dalam KBBI, “rubah” masih diakui sebagai bentuk tidak baku dari “ubah”. Penggunaan “rubah” sebagai “ubah” masih diizinkan dalam bahasa lisan. Jadi mungkin, sebagian orang sudah terbiasa bilang “rubah…rubah…” terus bablas jadi “merubah” dan “dirubah”. Mungkin lho….
28-09-2006 @ 14:46
maaapp, mungkin udah pernah dibahas….ada yang memahami penggunaan kata “secara” yang benar?, terima kasih…