21-11-2005
Sistem Bilangan
Rina Buntaran kembali mengirim email yang menarik untuk kita cermati bersama. Kali ini tentang sistem bilangan yang digunakan dalam bahasa kita. Masalah ini memang masalah yang termasuk pelik karena menyangkut penyebutan bilangan yang akan berbeda nilainya jika dipahami berbeda oleh setiap orang.
Dalam Pedoman Umum Pembentukan Istilah yang dikeluarkan oleh pemerintah disebutkan bahwa sistem bilangan besar di atas satu juta yang dianjurkan adalah: 109, biliun, jumlah nol 9; 1012, triliun, jumlah nol 12; 1015, kuadriliun, jumlah nol 15; dan seterusnya. Kemudian disebutkan pula bahwa sistem tersebut digunakan pula di Amerika Serikat, Uni Soviet, dan Prancis.
Di samping itu, di Inggris, Jerman, dan Belanda berlaku sistem bilangan besar: 109, miliar, jumlah nol 9; 1012, biliun, jumlah nol 12; 1018, triliun, jumlah nol 18; dan seterusnya.
Sistem pertama biasa disebut dengan sistem Amerika, sementara sistem kedua disebut dengan sistem Inggris.
Rina melihat bahwa dalam praktik sehari-hari, kita cenderung menggunakan sistem Inggris, karena kita menerjemahkan million menjadi “juta/miliun (nol 6)”, billion menjadi “miliar (nol 9)”, dan trillion menjadi “biliun (nol 12)”—di dalam KBBI sendiri, kata juta diartikan sebagai satuan jumlah yang sama dengan seribu-ribu, biasanya ditulis dengan enam buah nol; miliun. Sementara itu, pemerintah—dalam hal ini Departemen Pendidikan dan Kebudayaan—menganjurkan agar kita menggunakan sistem Amerika.
Dengan demikian, meskipun dalam email berikutnya menyatakan tidak memiliki kecenderungan untuk menggunakan salah satu sistem, Rina menyarankan bahwa mungkin ada baiknya jika kita menyeragamkan penggunaan sistem Amerika sesuai anjuran Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, karena di dunia internasional pun sepertinya sistem ini lebih banyak dipakai sementara sistem Inggris sudah semakin ditinggalkan.
Masyarakat di Indonesia memang sudah sangat akrab dengan sistem Inggris meskipun Depdikbud menyarankan untuk menggunakan sistem Amerika yang akhirnya lebih memasyarakat, bahkan di Inggris sendiri. Sesuatu yang disesalkan oleh banyak pihak karena sebenarnya sistem Inggris lebih sederhana dan lebih masuk akal.
Saya pribadi lebih setuju bila sistem Inggris yang dipakai di Indonesia. Pertimbangan saya adalah karena sistem ini sudah sangat populer digunakan oleh masyarakat sehingga akan lebih banyak memakan tenaga bila sistem lain “dipaksakan”. Kita boleh memilih, karena ini bukanlah persoalan benar atau salah, bukan?
Namun masalahnya adalah, seperti yang sudah dikemukakan, pemakaian sistem Inggris ini tidak banyak digunakan oleh negara lain sehingga kita, bisa jadi, akan kebingungan ketika mencoba memahami komunikasi internasional yang (lebih banyak) menggunakan sistem Amerika. Padahal, seperti yang Rina kemukakan lebih lanjut, penggunaan acuan yang sama sangat mendukung pembakuan istilah dan, dengan demikian, mempermudah dan menyederhanakan komunikasi global.
Bagaimana pendapat Anda?

21-11-2005 @ 13:16
Inggris, Jerman dan Belanda tidak ada masalah dalam berkomunikasi (global) dengan negara lain meskipun sistem yang digunakan berbeda. Intinya, selama kita konsisten memakai satu sistem satuan tertentu dan mengajarkan padanannya dalam sistem lain, tidak akan menjadikannya sebagai sebuah masalah yang rumit.
21-11-2005 @ 20:54
Yup saya setuju, asal konsisten aja OK kok.
22-11-2005 @ 14:00
indonesia menggunakan campuran kedua sistem, coba baca bahasan saya
24-11-2005 @ 17:13
Pak Polisi (atau Bu Polisi) penggunaan yang benar itu ‘uji coba’ (dipisah) atau ‘ujicoba’ (disambung). Mohon pencerahan.
27-11-2005 @ 9:33
Mengapa harus ubah sistem bilangan RI yang sudah memasyarakat.
Anglophones sendiri ngga kesulitan dengan sistem mereka dan secara jujur, saya belum pernah mendengar orang Inggris menggunakan, milliard untuk billion.
Billion selalu (nol 9), milliard (nol 9) berlaku untuk negara kontinental Eropa: Perancis, Italia.
Tapi bisa saja saya salah.
Ciao
29-11-2005 @ 10:58
#4: Penulisan yang benar adalah “uji coba” (dipisah dengan spasi).
26-12-2005 @ 9:05
pak/bu, saya mau tanya:
bagaimana cara penulisan lengkap nama seorang istri dengan menyertakan nama suaminya?
contoh :
- ny. ani susilo , atau
- ny. ani yudhoyono , atau
- ny. ani susilo bambang yudhoyono ?
terima kasih
05-06-2007 @ 11:54
Cara penulisan ‘uji coba’ (dipisah dengan spasi) aturan dalam EYD-nya bagaimana ya ?
26-11-2007 @ 13:34
bagaimana dengan penulisan angka dalam kalimat?1 atau satu?12 atau dua belas? lalu bagaimana cara pemberian nomor yang baik? 3.1 atau 3.1.? (diberi tanda titik lagi di belakang angka 1). mohon jelaskan.
26-11-2007 @ 14:56
batubara atau batu bara?
04-03-2008 @ 15:50
Sistem Amerika? Nanti kita juga harus biasa menggunakan inci dong, dan centimeter kita tinggalkan…
Inch, feet, mile, itu yg nantinya kita pakai, tidak lagi cm, m, km…