04-01-2006
Menyolok?
Petikan kalimat berikut ini saya kutip dari beberapa blog.
Perbedaan yang sangat menyolok saat ini adalah dalam hal atmosfir kehidupan bangsa Indonesia pasca reformasi. (Intelijen Indonesia)
Perbedaan menyolok antara rusun Perumnas [HDB = Housing Development Board] dengan kondominium adalah pagar dan satpam. (matahari dan bintang)
Dijual di pasaran biasanya dengan simping sejenis kerupuk tawar agak gurih dengan warna-warna yang menyolok mata. (Road to Mandalay)
… tidak ada pembatas, tidak ada perbedaan yang menyolok antara si rakyat dan sang pemimpin. (Guratan Pena)
… ada tulisan yang cukup menyolok, mengumumkan bahwa kali ini tengah “digarap” lewat program Kali Besar Bersih sebagai bagian dari Revitalisasi Kota Tua oleh Jakarta Old Town-Kotaku… (Jakarta: Beautiful city for learning)
Ada kata colok, sebuah kata kerja yang salah satu artinya adalah mudah kelihatan, sangat nyata kelihatan, jelas benar. Seperti juga kata-kata lain yang huruf awalnya c, kata ini pun jika diberi awalan me-, huruf c tidak luruh sehingga kata turunannya menjadi mencolok, yang maknanya sama dengan kata colok tadi.
Ada juga kata solok, sebuah kata benda yang berarti pemberian (berupa bahan makanan) kepada orang yang mengadakan pesta perkawinan. Nah, jika diberi awalan me-, kata turunannya tentu saja menyolok, artinya memberikan sumbangan berupa solok.
Jadi, jika yang Anda maksud adalah mudah, jelas, dan sangat nyata kelihatan, tulislah mencolok, bukan menyolok.
Ah ya, khusus untuk petikan pertama, kata yang tepat adalah atmosfer dan pascareformasi.

04-01-2006 @ 9:26
Jadi kata cocok diberi awalan me- dan akhiran -kan menjadi mencocokkan ya?
04-01-2006 @ 16:46
cinta diberi awalan me- menjadi mencintai, walaupun banyak yang mencintai kata ‘menyintai’. Begitu, bukan?
05-01-2006 @ 13:13
Rasanya kata “solok” sudah punah dari peredaran.
05-01-2006 @ 19:42
bukan PASKA ya?
07-01-2006 @ 16:17
Boleh bantu jawab ya, Pak/Bu Polisi? Tolong koreksi kalau salah.
#1: Ya.
#2: Kalau “menyintai” ada, maka kata dasarnya adalah “sinta”. Ini sih nama orang
#4: Tidak ada “paska”, yang ada itu “pasca” atau “paskah”.
14-11-2006 @ 9:08
tolong bantu,
pemakaian imbuhan me-kan pada kata sosialisasi?
14-11-2006 @ 11:10
Saya berpendapat “menyosialisasikan” adalah bentuk yang benar, seperti pada kata “menyejahterakan”, “menyekolahkan”, dan “menyetujui”.
24-02-2007 @ 13:10
kata apa saja yang berawalan huruf s, yang tidak harus berubah?