18-01-2006
Masalah Penanggalan
Penanggalan adalah hal yang akrab bersinggungan dengan kegiatan kita sehari-hari. Namun, ternyata permasalahannya masih mengemuka di antara para pengguna.
Ada yang menulis November, ada pula yang menulis Nopember. Ada Februari, ada Pebruari. Ahad atau Minggu? Sabtu atau Saptu? Jumat? Jum’at?
Berikut adalah penulisan nama hari dan bulan yang benar.
Senin (bukan Senen)
Selasa
Rabu (bukan Rebo)
Kamis (bukan Kemis)
Jumat (bukan Jum’at)
Sabtu (bukan Saptu)
Minggu (boleh ditulis Ahad)Januari
Februari (bukan Pebruari)
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November (bukan Nopember)
Desember
Nah, kalau begitu, bagaimana dengan ITS? Apakah kata “Nopember” di dalam singkatan ini diperbolehkan, mengingat ITS adalah sebuah nama sehingga tidak terikat dengan kaidah ejaan? Ataukah mereka tetap harus tunduk pada kaidah ini?

18-01-2006 @ 14:10
Bagaimana dengan penulisa Jum’at ?
Banyak penggunaan dalam bentuk ini di budaya yang Islamnya kuat
18-01-2006 @ 15:11
wah, bulan oktober tidak dianggap
18-01-2006 @ 15:17
Wah, iya. Terlewat.
18-01-2006 @ 15:20
pasar senen. s(e)tasiun senen. pasar rebo.
*oot*
, maka saya batalkan niat saya.
pak/bu pol, tadinya saya berniat mencuri script lema pilihan. tetapi setelah saya coba, besaran huruf tidak sesuai dengan huruf yang terpasang dalam blog saya (terlihat lebih besar).
18-01-2006 @ 15:41
Hari Senin, bulan November tahun lalu saya mencoba naik kereta api baru rancangan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dari Stasiun Senen. ??
18-01-2006 @ 15:48
Nah, itulah kalau sudah menyangkut nama.
Mas gre, saya mengatur tampilan (besar dan jenis huruf, inden) sideblog di berkas CSS. Kalau tidak begitu, tampilannya tidak pas. Anda bisa mencoba.
18-01-2006 @ 16:11
mas Gre..
Tampilan Sideblog keliatannya bisa diatur dengan menggunakan CSS. Dicoba duu deh….
20-01-2006 @ 8:26
Pernah mempertimbangkan bahwa ‘penemuan’ nama ITS terjadi sebelum ada pembakuan nama bulan ?
Ada makna sejarah dibalik nama. Dahulu pernah ada diskusi tentang bagaimana penulisan yang benar. Apakah literal ’sepuluh nopember’ atau numerik ‘10 nopember’.
Saya civitas akademika yang kurang begitu perhatian terhadap almamater. Tidak begitu memahami alasan pemilihan penulisan nama. Tapi saya yakin, ada alasan historis dan konseptual yang kuat dibalik pemilihan nama.
Oh iya, menurut bapak/ibu/sodara/om/tante(*) PolisiEYD, apa “Djamu Cap Ayam Djago” harus ditulis menjadi “Jamu Cap Ayam Jago” ?
“Sampoerna” menjadi “Sampurna” ?
I don’t think so
*)coret yang tidak perlu.
20-01-2006 @ 11:26
I don’t think so, karena ITS adalah soal nama/brand, bukan penggunaannya dalam konteks kalimat/tata bahasa. CMIIW.
20-01-2006 @ 11:37
#8, Andry: Pertanyaan—paragraf terakhir pada tulisan tersebut adalah pertanyaan, bukan pernyataan—saya tentang perlu tidaknya ejaan diberlakukan pada nama, sebenarnya untuk melempar wacana.
Sebab, ada yang beranggapan bahwa ejaan pada sebuah nama harus disesuaikan, ada pula yang beranggapan tidak perlu karena itu sudah melibatkan cita rasa si pemilik nama, yang merdeka untuk memilih seperti apa nama yang ingin dia gunakan.
Presiden Sukarno mengubah namanya (tadinya “Soekarno”), tetapi Presiden Soeharto tetap memilih ejaan lama pada namanya. Sementara itu, kota “Djakarta” pun mengubah ejaannya menjadi Jakarta. Saya kira tidak bermasalah pula jika ITS mempertahankan namanya, yang diyakini memang memuat unsur sejarah.
Ya, saya sependapat dengan Anda. Kita tentu tidak bisa menggugat orang Indonesia yang bernama “Anthony” untuk mengubah namanya menjadi “Antoni”. Nama Anda pun tidak bisa menjadi “Andri”, bukan?
Hanya saja, karena ITS adalah sebuah institusi besar, resmi, dan populer, jangan sampai masyarakat beranggapan bahwa “Nopember” yang melekat pada ITS adalah ejaan yang benar, alih-alih sebuah pilihan yang dibuat secara sadar.
21-02-2006 @ 16:44
Boleh aja, itukan cuma nama. pemakaian nopember menjadi salah jika kata bulan tersebut dipakai untuk menyebut bulan dalam tulisan ilmiah. Ada baiknya sebagai lembaga resmi terlebih institusi pendidikan, ITS perlu selamatan jenang abang untuk mengganti kepanjangannya menjadi Sepuluh November. BTW, bravo ITS Surabaya
19-04-2006 @ 13:52
bagaimana penulisan waktu, misalnya pukul 1:30 atau 1.30 ?
27-09-2006 @ 12:04
bagaimana penulisan angka romawi dengan bilangan 5000 ke atas??
16-10-2006 @ 20:28
#12. Yang benar : 1.30 (Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka, jam, menit, detik yang menunjukkan waktu)
#13. Misalnya : 5.683 =
-
VDCLXXXIII
5.000 = V diberi garis di atasnya.
26-01-2007 @ 12:42
Di komputer biasanya nama bulan/hari dapat disingkat menjadi hanya 3 huruf. Aturannya bagaimana ya?
Apakah senin disingkat “sen” atau “snn”, minggu disingkat “min” atau “mgg” atau “mng” atau yang lain?
13-02-2007 @ 13:24
Wah ternyata diskusi penulisan tanggal ada disini.
Berdasarkan apakah pernyataan penulisan Februari sebagai penulisan yang benar dan Pebruari yang salah? Apa ada publikasi resmi dari Pusat Bahasa? Apakah saya bisa mendapatkannya?
Menurut kamus Inggris Indonesia karangan Hassan dan John versi tahun 2000, february dalam bahasa Indonesia adalah “februari”. Begitu juga dengan situs gramedia dan telkom.co.id
Sementara, indonesia.go.id, situs kompas, situs bank mandiri, telkom.net, depdiknas.go.id, dan bahasa-sastra.web.id menggunakan “februari”.
Saya yakin pusat bahasa pasti lebih benar daripada Hassan Syadili, tetapi biasanya situs-situs yang ada sampai sekarang tata bahasanya secara tidak langsung diberikan kepada pembuat situs. Kalo saya membayangkan pembuat situs adalah artis yang biasa membolos atau tidur waktu pelajaran bahasa Indonesia. Hahaha. Persepsi ini cuma untuk bercanda lhooo. =)
17-02-2007 @ 13:18
Ralat. Saya salah menulis. Seharusnya kamus Inggris - Indonesia karangan Hasan dan Echols, gramedia.com dan telkom.co.id menggunakan “Pebruari”.
01-08-2007 @ 12:09
Wah..wah ternyata “membenarkan”dalam pikiran kita menurut EYD sulit bgt ya…Mgkn karena budaya/ kebiasaan yang melekat pada”pikiran kita”.Jadi untuk mengubah image yang ada dikepala kita sulit bgtt.Mgkn dgn adanya SOSIALISASI EYD yang terus-menerus bisa mengubah apa yang ada dipikiran kita menurut EYD(Jadi merubah itu ada dasarnya,gak cuman asal merubah aja).Bravo EYD…!!!
21-08-2007 @ 7:58
mengapa gak ada proses peluluhan di google sih?
05-09-2007 @ 17:11
gue minta yang bahasa inggris dodol,idiot
22-10-2007 @ 11:26
tentang ITS ya…
menurut saya itu khan nama diri, jadi masalah mau ganti nama atau tidak ya… terserah yang punya nama.Mungkin dalam pembentukannya dulu ‘dia’ mempertimbangkan aspek ‘yang lain’
05-11-2007 @ 8:01
bahasa itu kan kaitannya dengan kesepakatan suatu kaum, so kalau yang punya kampus or seluruh civitas akademika uda sepakat mo kasih nama itu, ya itulah jadinya.
03-02-2009 @ 12:31
Bagaimana membedakan penulisan kata kelima dalam dua kalimat berikut:
1. Kelima gadis itu pergi bersama
2. Gadis yang kelima memakai baju merah.
Pertanyaannya: apakah keduanya disambung dalam penulisannya? Menurut saya sebaiknya kelima untuk kalimat pertama dan ke lima untuk kalimat ke dua.
03-06-2009 @ 23:20
klo di excel, koq nopember yah..?? klo pake english..baru november…