20-01-2006
Nuansa Bukan Suasana
Coba ucapkan sebuah kata ini: nuansa. Ucapkan berulang-ulang dan rasakan maknanya menurut pikiran Anda sendiri.
Kebanyakan orang berpikir bahwa kata nuansa mengandung arti yang indah, cantik, lembut, dan aneka makna positif yang lain. Tidak heran jika kemudian RCTI, stasiun televisi swasta tertua di Indonesia, menamai sebuah acara berita pagi mereka “Nuansa Pagi”. Seingat saya, sejak saat itu banyak orang yang menggunakan kata nuansa dengan tidak tepat, misalnya:
Perayaan Natal tahun ini membawa nuansa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. (Kompas)
Dengan nuansa pengamanan yang ketat, capres Hamzah Haz berdialog dengan sekitar 500 masyarakat Aceh yang kebanyakan kaum perempuan. (detikcom)
Padahal, apa sebenarnya arti kata nuansa itu?
Menurut KBBI halaman 694, kata nuansa mempunyai dua arti, yaitu:
n 1 variasi atau perbedaan yg sangat halus atau kecil sekali (tt warna, suara, kualitas, dsb) 2 kepekaan thd, kewaspadaan atas, atau kemampuan menyatakan adanya pergeseran yg kecil sekali (tt makna, perasaan, atau nilai)
Dua arti kata nuansa itu tampaknya sangat cocok dengan arti kata nuance dalam bahasa Inggris, yaitu:
1. A subtle or slight degree of difference, as in meaning, feeling, or tone; a gradation.
2. Expression or appreciation of subtle shades of meaning, feeling, or tone: a rich artistic performance, full of nuance.
Memang, kata nuansa berasal dari kata berbahasa Inggris nuance dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan kata suasana seperti yang biasa kita pakai sehari-hari. Intinya adalah, jangan terbuai oleh rangkaian huruf yang enak didengar atau kemiripan bunyi dengan kata lain. Jika tidak memahami arti sebuah kata, lebih baik kita menelitinya kembali di kamus. Bukan begitu, Mba Rina?
