<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Polisi EYD</title>
	<link>http://polisieyd.blogsome.com</link>
	<description>Peduli kaidah bahasa Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Feb 2006 11:55:35 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>

	<item>
		<title>Blog Polisi EYD Pindah Rumah</title>
		<description><![CDATA[	Sudah sejak lama Thomas Arie Setiawan mengundang saya bergabung dengan weblogs.or.id yang beliau kelola. Awalnya saya sedikit ragu. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya saya memutuskan untuk menerima, dengan senang hati, ajakan Thomas. 
	Jadi mulai sekarang, blog Polisi EYD resmi pindah dan beralamat di http://weblogs.or.id/polisieyd/. Silakan kunjungi alamat baru ini dengan tulisan perdana Kalau yang [...]]]></description>
		<link>http://polisieyd.blogsome.com/2006/02/23/blog-polisi-eyd-pindah-rumah/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Aku cinta (ke)padamu &#8230;</title>
		<description><![CDATA[	Menjelang Hari Kasih Sayang, saya iseng mempertanyakan yang mana merupakan bentuk baku ungkapan cinta: “Aku cinta kepadamu” atau “Aku cinta padamu”? 
	Pengacuan ke KBBI menghasilkan penemuan berikut: 
	
kepada &#8211;> kata depan untuk menandai tujuan orang, contoh: buku ini saya berikan kepadamu
	pada &#8211;> i) kata depan yang dipakai untuk menunjukkan posisi di atas atau di dalam [...]]]></description>
		<link>http://polisieyd.blogsome.com/2006/02/10/aku-cinta-kepadamu/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Inilah Kata-kata yang Sering Dihamburkan</title>
		<description><![CDATA[	Tulisan &#8220;Hindari Pemborosan Kata&#8221; menampilkan beberapa kalimat yang mengandung pemborosan, yang sebenarnya dapat dihilangkan agar membuat kalimat menjadi efektif.
	Berikut adalah daftar kata atau frasa yang sering dipakai tidak hemat tetapi banyak dijumpai penggunaannya.
	Boros:
1. sejak dari
2. agar supaya
3. demi untuk
4. adalah merupakan
5. seperti &#8230; dan sebagainya
6. misalnya &#8230; dan lain-lain
7. antara lain &#8230; dan seterusnya
8. tujuan [...]]]></description>
		<link>http://polisieyd.blogsome.com/2006/02/06/inilah-kata-kata-yang-sering-dihamburkan/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Hindari Pemborosan Kata</title>
		<description><![CDATA[	Salah satu ciri penggunaan bahasa yang efektif adalah pemakaian kalimat yang hemat tetapi padat isi. Namun, kita masih dapat melihat banyaknya penggunaan kata yang boros. Kata-kata boros ini menjadi berlebihan dan mubazir karena jika dihilangkan pun tidak akan mengubah informasi yang ingin disampaikan.
	Dia malah berani memperkirakan sejak dari 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, sebenarnya rata-rata [...]]]></description>
		<link>http://polisieyd.blogsome.com/2006/02/01/hindari-pemborosan-kata/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Koma, Perusak Kesatuan S-P</title>
		<description><![CDATA[	Untuk menjelaskan judul di atas, izinkan saya mengutip tulisan Mas Emil yang mengomentari curhat Bunga Sirait di entri “Bahasa Kita Punya Nama”:
	&#8220;Pertama kali mendengar penyebutan &#8216;bahasa&#8217; untuk mengacu kepada Bahasa Indonesia, memang terasa menggelikan.&#8221;
	Kemudian ada contoh berikut yang saya cuplik dari sampul Kamus Lengkap Indonesia-Inggris-nya Alan Stevens:
	&#8220;Pesatnya perkembangan bahasa Indonesia dan meningkatnya intensitas komunikasi internasional, [...]]]></description>
		<link>http://polisieyd.blogsome.com/2006/01/26/koma-perusak-kesatuan-s-p/</link>
	</item>
</channel>
</rss>
